::: Selamat datang di Media MUI Lampung Online "Suara Ulama dan Zu'ama untuk Umat" ::: Kritik, saran, artikel, dan iklan dapat dikirim ke email: redaksi@mui-lampung.or.id
Home / Breaking News / TPP Lampung Ikuti Workshop Perencanaan Pengembangan Penyedia Peningkatan Kapasitas Teknis Desa (P2KTD)

TPP Lampung Ikuti Workshop Perencanaan Pengembangan Penyedia Peningkatan Kapasitas Teknis Desa (P2KTD)

Jakarta: Tenaga Pendamping Profesional (TPP) dari Provinsi Lampung mengikuti Workshop Perencanaan Pengembangan Penyedia Peningkatan Kapasitas Teknis Desa (P2KTD) pada Program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa (P3PD) Sub Komponen 2 A, agenda di laksanakan oleh Pusat Pengembangan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PPPMDDTT) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

Hal tersebut disampaikan salah satu peserta Workshop Perencanaan Pengembangan Penyedia Peningkatan Kapasitas Teknis Desa (P2KTD), Nanang Susanto, M.Pd, disela-sela acara tersebut, Kamis (3/11/2022) pagi.

“Kegiatan ini dilaksanakan dari hari Senin – Kamis, 31 Oktober 2022 – 03 November 2022, bertempat di Merlynn Park Hotel, Jalan KH. Hasyim Ashari No. 29-31, Petojo Utara, Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta,” tambah mantan Ketua Umum PMII Cabang Metro ini.

“Peserta dari Provinsi Lampung sebanyak 8 (delapan) peserta, antaralain; Koordinator Provinsi (Korprov) TPP Provinsi Lampung, Mashuri, S.P dan 7 (tujuh) Koordinator Kabupaten (Korkab) antaralain; Korkab TPP Lampung Tengah, Nanang Susanto, M.Pd, Korkab TPP Lampung Utara, Elviana, Korkab TPP Tulang Bawang Barat, Ir. Johansyah, Korkab TPP Tulang Bawang, Khoirudin, M.M, Korkab TPP Mesuji, Eko Suprastio, Korkab TPP Pesawaran, Ahmad Zazuli, dan Korkab TPP Tanggamus, Singgih Bambang K,” tutupnya.

Dalam sambutan sebagai Ketua panitia Workshop Perencanaan Pengembangan Penyedia Peningkatan Kapasitas Teknis Desa (P2KTD) pada Program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa (P3PD) Sub Komponen 2 A, sekaligus Kepala Pusat Pengembangan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Dr. H Yusra, M.Pd, menjelaskan, bahwa kegiatan ini dilaksanakan selama 4 hari, dengan materi yang di sampaikan oleh narasumber antaralain; hari pertama, Senin, (31/10/2022) manfaat marketplace dan menggali kebutuhan pengguna, strategi pengembangan dan pengelolaan aplikasi berkelanjutan.

Hari kedua, Selasa, (1/11/2022), proses pengadaan jasa di desa, perlunya legalitas jasa konsultan dalam pelaksanaan kegiatan di desa, peran pemerintah desa dalam melakukan pemanfaatan jasa konsultan pihak ke 3 dalam melakukan perencanaan dan pembangunan desa, tata kelola pelaksanaan kegiatan fasilitasi pihak ke 3 di desa (P2KTD), manfaat keberlanjutan P2KTD dalam fasilitasi perencanaan di desa. alternatif pendampingan desa melalui jasa konsultan profesional dalam proses perencanaan dan pembangunan desa yang berdampak pada daya investasi jangka panjang untuk taraf hidup masyarakat desa, mekanisme pengelolaan dan pengambangan sistem aplikasi K/L, sesuai dengan tujuan penerapan SPBE.

Hari ketiga, Rabu, (2/11/2022), pada hari ketiga membahas Diskusi Draft JUKNIS P2KTD Kelas A, B, C dan D, dan Pleno hasil diskusi Kelas JUKNIS P2KTD Kelas A, B, C dan D.

Hari keempat, Kamis, (3/11/2022), pada hari keempat membahas penyusunan rumusan masalah petunjuk teknis (juknis) hasil workshop P2KTD.

Hal yang sama juga di sampaikan oleh Kepala Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Prof. Dr. Lutfiyah Nur Laila, M.Pd, dalam arahannya menyampaikan, agar peserta Workshop Perencanaan Pengembangan Penyedia Peningkatan Kapasitas Teknis Desa (P2KTD) pada Program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa (P3PD) Sub Komponen 2 A. mengikuti kegiatan dengan seksama agar tujuan Workshop Perencanaan Pengembangan Penyedia Peningkatan Kapasitas Teknis Desa (P2KTD) dapat tercapai, sekaligus membuka kegiatan secara resmi.

Di akhir sesi hadir Staf khusus (Stafsus) Menteri Desa PDTT, Zainul Munasichin, dan Koordinator Nasional, Sukoyo, menyampaikan, terkait pentingnya pembangunan desa dalam melaksanakan amanah Pancasila utamanya sila ke 5 Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia, yang sebagai komandan adalan Kementerian Desa PDTT, dengan dana desa yang selama ini di salurkan oleh Pemerintah Pusat.

Dihadapan Koordinator Provinsi TPP Se-Indonesia dan Perwakilan Koordinator Kabupaten TPP Se-Indonesia. Sekaligus menutup kegiatan Workshop Perencanaan Pengembangan Penyedia Peningkatan Kapasitas Teknis Desa (P2KTD) pada Program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa (P3PD) Sub Komponen 2 A.

(Akhmad Syarief Kurniawan)

About admin

Check Also

Opini: Literasi Digital Generasi Muda sebagai Upaya Membangun Peradaban Dunia

Literasi Digital Generasi Muda sebagai Upaya Membangun Peradaban Dunia Oleh: Madnur, S.Pd.I, MH. Mahasiswa Program …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »