::: Selamat datang di Media MUI Lampung Online "Suara Ulama dan Zu'ama untuk Umat" ::: Kritik, saran, artikel, dan iklan dapat dikirim ke email: redaksi@mui-lampung.or.id
Home / Breaking News / Dr. Abdul Qodir Zaelani,S.H.I, M.A., Jelaskan Delapan Adab dalam Majelis

Dr. Abdul Qodir Zaelani,S.H.I, M.A., Jelaskan Delapan Adab dalam Majelis

Bandar Lampung: Sebagai pelajar nahdlatul ulama, IPNU-IPPNU UIN Raden Intan Lampung Istiqomah gelar kajian Kitab Washoya. Karena saat ini banyak ditemui dalam kehidupan sehari-hari kerap generasi muda masih kurang memiliki pengetahuan tentang adab dalam berbagai hal.

Kajian kitab Washoya rutin diselenggarakan setiap malam minggu dengan Pemateri Dr. Abdul Qodir Zaelani,S.H.I, M.A., akademisi UIN Raden Lampung sekaligus Pimpinan Redaksi MUI Lampung Online.

Pada pekan ini, Sabtu 18 September 2021, ia melanjutkan pembahasan beberapa bab. Salah satunya yakni adab majelis dan kuliah, karena ini sangat penting dalam kehidupan mahasiswa.

Ia menjelaskan Adab majelis dan kuliah yang terdapat dalam Kitab Washoya yakni:

Pertama, apabila engkau bertemu dengan sekelompok orang maka ucapkanlah salam.

Kedua, Janganlah engkau memasuki ruangan kecuali setelah meminta izin.

Ketiga, bila engkau diundang menghadiri suatu majelis (pertemuan), sedang engkau termasuk orang yang berusia muda di antara yang hadir, jangan engkau duduk sebelum engkau dipersilahkan.

Keempat, jangan engkau mendahului membuka pembicaraan dengan orang yang lebih utama darimu. Bila engkau berbicara, hendaklah hanya yang haq dan jangan engkau melebih-lebihkan pembicaraan.

Kelima, Hindarilah tertawa terbahak-bahak dalam ruang pertemuan, karena hal itu termasuk adab yang rendah dan perbuatan yang hina dalam pandangan orang.

Keenam, janganlah engkau berteman, kecuali dengan orang yang wara’ (dalam ilmunya), orang yang mulia, orang yang ‘iffah (menjaga diri dari sesuatu yang haram) dan yang sempurna akhlaqnya.

Ketujuh, Jangan berteman dengan pengumpat dan pengadu domba atau dengan orang-orang fasik dan orang-orang yang berebihan dalam ucapan dan perbuatan.

Kedelapan, Jauhi olehmu berteman dengan orang-orang yang berakhlaq rendah, suka mengada-ngada, munafik dan sejenisnyab, sebab akhlaq yang rendah akan berpengaruh terhadap orang lain. (Saibani)

About admin

Check Also

LDC UIN Raden Intan Adakan Pendidikan Dasar

Bandar Lampung: Law Debate Community Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »