::: Selamat datang di Media MUI Lampung Online "Suara Ulama dan Zu'ama untuk Umat" ::: Kritik, saran, artikel, dan iklan dapat dikirim ke email: redaksi@mui-lampung.or.id
Home / Breaking News / Hiasi Momen Kemerdekaan, PC IPNU IPPNU Kota Bandar Lampung gelar Webinar Nasional

Hiasi Momen Kemerdekaan, PC IPNU IPPNU Kota Bandar Lampung gelar Webinar Nasional

Bandar Lampung: Masih dalam momen Kemerdekaan Indonesia yang ke 76, Pimpinan Cabang IPNU (Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama) IPPNU (Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama) Kota Bandar Lampung gelar Webinar Nasional yang mengusung tema “Membangun Pemuda Nasionalis, Religius Tanpa Radikalisme” di aplikasi Zoom Meeting, Minggu (29/8/2021).

Webinar tersebut diisi mengundang beberapa pemateri yaitu Rudy Irawan, S.Pd.I, S.M.I, selaku Wakil Ketua PC NU Kota Bandar Lampung, Kabid Pengkajian dan Penelitian Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme Provinsi Lampung yakni Dr. Abdul Qodir Zaelani, S. H. I., M.A. serta tokoh adat Lampung, Irjen Pol (P) Dr. H. Ike Edwin, S. IK., S.H.,M.H.M.M yang juga merupakan Purnawirawan Kapolda Lampung yang menjabat di tahun 2016. Kegiatan ini juga diikuti ratusan peserta dan pengurus IPNU IPPNU se-Kota Bandar Lampung.

Ketua PC IPNU Bandar Lampung, Saibani jelaskan tujuan diadakannya webinar agar tumbuh rasa cinta tanah air dan meminimalisir paham-paham akan radikalisme sejak dini.

“Dalam momen kemerdekaan ini, Kita mengajak pemuda kembali menumbuhkan rasa cinta tanah air dan mencegah radikalisme” tutur Bani.

Selain itu dalam webinar, Wakil Ketua PC NU Kota Bandar Lampung, Rudy Irawan, S.Pd.I, S.M.I berpesan kepada para pelajar dan para pemuda agar bisa menumbuhkan rasa nasionalisme, menurutnya hal tersebut merupakan salah satu upaya menghargai para pejuang terdahulu yang telah mempertahankan kemerdekaan

“Pelajar maupun pemuda harus bisa menumbuhkan rasa Nasionalisme sebagai upaya kita untuk menghargai para pejuang, para ulama yang telah mempertahankan kemerdekaan” Katanya

Lanjutnya “tanamkan dalam diri kita jiwa Nasionalisme dan cinta tanah air yang besar,”

Sementara itu, pemateri Dr. Abdul Qodir Zaelani, S. H. I., M. A yang juga Kabid Pengkajian dan Penelitian Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme Provinsi Lampung menjelaskan beberapa faktor yang dapat menimbulkan Radikalisme yaitu : Kurangnya pemahaman agama, kurangnya pahaman kebangsaan dan kurangnya kecintaan lokal wisdom. Menurut AQJ sapaan akrabnya, berpesan bahwa jihad tidak harus dengan peperangan fisik saja, namun memerangi kebodohan juga termasuk jihad.

“Jihad tidaklah harus dengan peperangan fisik, memperangi kebodohan jugalah jihad,” Katanya

Narasumber terakhir yang Purnawirawan Kapolda Lampung, Irjen Pol (P) Dr. H. Ike Edwin, S. IK., S.H.,M.H.,M mendapati sebuah pertanyaan bahwa banyaknya suku, ras maupun budaya bisa saja dapat menimbulkan konflik. Mendengar pertanyaan itu, Dang Ike sapaan akrabnya mengatakan sebuah pepatah yaitu “Dimana bumi dipijak di situ langit dijunjung” yang artinya adalah dimana kita berada harus bisa menghargai orang lain atau orang pribumi.

Dang Ike mengajak kita semua untuk hidup rukun dan menjadikan orang pendatang sebagai bagian keluarga, mengajarkan mereka bagaimana hidup berdampingan dengan baik.

Dalam kegiatan ini, ketua PC IPPNU Bandar Lampung, Tira Pitri Yantika juga berpesan kepada pemuda agar belajar ilmu agama yang benar serta paham sanad keilmuannya

“Pemuda jangan belajar ilmu agama melalui internet atau melalui sumber yang belum jelas sanadnya(silsilah) keilmuannya,” katanya.

Lebih Lanjut, Tira sampaikan Pemuda harus bisa menghargai para pahlawan, nasionalisme dan menghargai perbedaan agama.

Untuk diketahui, webinar ini lanjutan program kegiatan mengisi momen Kemerdekaan Indonesia yang ke 76 dengan mempublikasikan hasil pemenang perlombaan yang telah diselenggarakan sebelumnya. (Riski Firmanto)

About admin

Check Also

LDC UIN Raden Intan Adakan Pendidikan Dasar

Bandar Lampung: Law Debate Community Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »