::: Selamat datang di Media MUI Lampung Online "Suara Ulama dan Zu'ama untuk Umat" ::: Kritik, saran, artikel, dan iklan dapat dikirim ke email: redaksi@mui-lampung.or.id
Home / Agenda MUI Lampung / 5000 Paket Sembako MUI Lampung Mulai Sapa Guru Ngaji di Daerah

5000 Paket Sembako MUI Lampung Mulai Sapa Guru Ngaji di Daerah

 

Pringsewu: Setelah memberi bantuan paket sembako bagi guru ngaji, imam, dan marbut masjid di Kota Bandar Lampung, Satuan Tugas Penanggulangan Dampak Covid-19 Majelis Ulama Indonesia Provinsi Lampung melakukan penyaluran bantuan tersebut ke kabupatrn lain di Provinsi Lampung.

Pada Jumat (22/5), tim Satgas yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum MUI Provinsi Lampung KH Khairuddin Tahmid mengunjungi tiga kabupaten bagian barat Lampung yakni Pesawaran, Pringsewu, dan Tanggamus.

“Kunjungan ini dalam rangka merealisasikan program 5000 paket sembako untuk guru ngaji di Provinsi Lampung,” kata KH Khairuddin saat menyerahkan bantuan di Pringsewu yang dipusatkan di Islamic Center Pringsewu.

Paket bantuan ini merupakan upaya MUI untuk mengurangi dampak wabah Covid-19 terutama dampak ekonomi yang dirasakan para guru ngaji, imam, dan marbut masjid. Apalagi saat ini jelang lebaran, kepedulian kita kepada profesi yang sangat berjasa dalam bidang agama ini terus perlu kita tingkatkan.

“Pada tahap pertama sebanyak 500 paket kita salurkan selama Ramadhan. Nanti setelah Idul Fitri kita lanjutkan untuk paket-paket selanjutnya,” jelasnya.

Saat penyerahan di Pringsewu Sekretaris Umum MUI Provinsi Lampung KH Basyaruddin Maisir mengatakan bahwa wabah Covid-19 merupakan wabah global yang harus dihadapi bersama seluruh elemen bangsa. Dalam hal ini, MUI sebagai lembaga keagamaan juga terpanggil untuk bersama memutus rantai penyebaran dan dampak yang diakibatkannya.

“Melalui Satgas Covid-19 MUI menerima donasi dari berbagai elemen masyarakat. Semoga sedekah ini menjadi wasilah keberkahan dan menolak segala bala,” harapnya.

Memang dalam situasi seperti ini kepedulian sosial benar-benar diuji. Bagi yang memiliki keluasan rezeki sudah seharusnya memberi, dan yang sempit rezeki siap untuk menerimanya.

Sementara Ibu Siti, salah satu guru ngaji yang menerima bantuan tersebut menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Bantuan ini sangat bermanfaat dan ia mendoakan para donatur yang mendonasikan rezekinya akan senantiasa dalam keselamatan serta mendapat rezeki yang berlipatganda. (Muhammad Faizin)

About admin

Check Also

Opini: Kemuliaan ‘Ulamāʾ dengan Keahlian Berbeda 

   Kemuliaan ‘Ulamāʾ dengan Keahlian Berbeda Oleh : Muhammad Irfan, SHI. M. Sy. Dosen Fakultas …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »