::: Selamat datang di Media MUI Lampung Online "Suara Ulama dan Zu'ama untuk Umat" ::: Kritik, saran, artikel, dan iklan dapat dikirim ke email: redaksi@mui-lampung.or.id
Home / Agenda MUI Lampung / dr. Zam Berikan Edukasi Mengenai Kerusakan Pasca Herpes Zoster

dr. Zam Berikan Edukasi Mengenai Kerusakan Pasca Herpes Zoster

Bandar Lampung: dr. Zam berikan edukasi mengenai Neuralgia Postherpetik, Kerusakan Pasca Herpes Zoster Saat Siaran di Tegar TV. Selasa (01/10/2019).

Acara siaran dialog spesial kali ini dr. Zam Zanariyah, Sp.S.M.Kes ditemani oleh Duta Kesehatan Lampung yakni dr. Nikmat atau yang sering di sapa dr. Nisa dan bersama presenter Cristian Romeo.

dr. Zam menjelaskan bahwa neuralgia postherpetik merupakan suatu kondisi yang menyakitkan yang mempengaruhi saraf dan kulit. Rasa sakit terbakar yang terkait dengan neuralgia postherpetik dapat cukup parah untuk dapat sangat mengganggu tidur dan nafsu makan.

Herpes zoster merupakan penyakit yang timbul akibat reaktivasi dari virus cacar air atau varicella zoster. Jika Anda pernah menderita cacar air, maka ada kemungkinan bahwa Anda dapat mengalami herpes zoster atau cacar api di kemudian hari, tambah dr. Zam.

Lalu pada herpes zoster, penderita biasanya mengalami lenting (bentol berisi air) kemerahan pada satu bagian tubuh. Tidak seperti pada cacar air yang menimbulkan rasa gatal, lenting pada herpes zoster biasanya terasa nyeri.

Adapun post herpetic neuralgia adalah salah satu komplikasi yang dapat muncul pada orang yang telah menderita herpes zoster. Kondisi ini terjadi ketika saraf penderita menjadi rusak akibat munculnya herpes zoster. Saraf yang rusak ini tidak dapat mengirim sinyal dari kulit ke otak, dan menyebabkan ‘kebingungan’ dalam penghantaran impuls yang menghasilkan nyeri hebat yang kronik yang dapat berlangsung bulanan bahkan tahunan.

dr. Zam mengungkapkan bahwa ada gejala dan tanda yang sering ditemui antara lain: Nyeri hebat yang berlanjut lebih dari 1 hingga 3 bulan bersamaan dengan terjadinya herpes zoster. Nyeri berlanjut bahkan setelah ruam kemerahan hilang. Sensasi panas pada kulit yang terasa walau hanya ditekan ringan. Kepekaan yang tinggi terhadap perubahan suhu dan sentuhan.

Nyeri pada post herpetic neuralgia dapat disembuhkan dan dicegah. Pada sebagian besar kasus, rasa nyeri dapat menghilang dalam satu hingga dua bulan, sementara pada kasus yang jarang, rasa nyeri dapat bertahan hingga satu tahun lebih.

“Jika Anda atau orangtua Anda berusia di atas 60 tahun, Anda dapat melakukan tindakan pencegahan dengan menyuntikkan vaksin untuk herpes zoster. Namun, jika Anda telah atau sedang menderita kondisi ini, jangan khawatir, terdapat banyak alternatif obat yang dapat dipilih. Namun, yang perlu Anda ingat adalah, mengobati nyeri akibat post herpetic neuralgia membutuhkan kesabaran dan waktu yang tidak singkat”, tangkas dr. Zam.

“Cara menjaga kesehatan yakni dengan beristirahat yang cukup, relaksasi, olahraga, makan teratur menjaga pola hidup sehat itulah saran dr. Nisa untuk masyarakat,” tutupnya.(rls)

About admin

Check Also

Pemerintah Desa P Simpang, Siap dukung Kegiatan Kepemudaan di Desa

Lampung Selatan: Pemuda Karang Taruna, dan Risma Desa Purwodadi Simpang mengadakan Kopdar Pemuda dengan Tema …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »