::: Selamat datang di Media MUI Lampung Online "Suara Ulama dan Zu'ama untuk Umat" ::: Kritik, saran, artikel, dan iklan dapat dikirim ke email: redaksi@mui-lampung.or.id
Home / Breaking News / Penutupan Sarasehan Kebangsaan PERGUNU di Rumah Dinas Walikota Bandar Lampung

Penutupan Sarasehan Kebangsaan PERGUNU di Rumah Dinas Walikota Bandar Lampung

Bandar Lampung: Penutupan Sarasehan Kebangsaan dan peringatan harlah Nahdlatul Ulama (NU) ke 96 serta harlah Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PERGUNU) ke 67 di gelar di rumah dinas Walikota Bandar Lampung, pada Sabtu (30/3/2019)

Acara Sarasehan Kebangsaan yang telah digelar selama dua hari  (29-40 Maret) tersebut mendapat sapaan hangat dari Walikota Bandar Lampung Herman HN, seperti dalam sambutannya ia mengucapkan selamat datang bagi guru-guru Nahdlatul Ulama luar Lampung yang datang ke Lampung untuk mengikuti rangkaian acara Sarasehan Kebangsaan PERGUNU.

“saya ucapkan selamat datang kepada guru-guru yang datang ke Lampung, mudah-mudahan menjadi amal ibadah guru-guru serta panitia,” ujarnya.

Sementara, Prof.Ojat Darojat,M.Bus,Ph.D selaku Pengurus Pusat PERGUNU dan Rektor UT Jakarta dalam sambutannya berharap PERGUNU terus berkiprah di Nusantara serta mengucapkan terima kasih kepada Walikota dan panitia demi kelancaran, mudah-mudahan menjadi amal ibadah.

Kemudian, Dr.Supriano,M.Ed., selaku Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kendidikan, dalam sambutannya mengucapkan selamat harlah PERGUNU ke 67 serta berharap kepada guru-guru agar dapat mencetak kualitas generasi muda yang baik.

“Selamat harlah PERGUNU, harapannya mari bersama-sama bersinergi mencetak kualitas generasi muda yang baik karena kunci menciptakan kualitas generasi muda yang baik adalah guru,” tandasnya.

Turut hadir pula dalam penutupan Sarasehan tersebut yakni PW NU Lampung diwakili, ketua PW PERGUNU Lampung, Kepala Unit Pelayanan Belajar Jarak Jauh, panitia pusat, Kiayi, tokoh adat dan tokoh masyarakat. (Hanivah)

About admin

Check Also

Mahasiswa Bahasa Arab UIN Dibekali Pelatihan Menulis Jurnal

Bandar Lampung: Kemampuan mahasiswa dalam menulis mutlak diperlukan, apa lagi di tengah era digital modernisasi dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »