::: Selamat datang di Media MUI Lampung Online "Suara Ulama dan Zu'ama untuk Umat" ::: Kritik, saran, artikel, dan iklan dapat dikirim ke email: redaksi@mui-lampung.or.id
Home / Breaking News / Kadis Kominfo Way Kanan Buka Pelatihan Jurnalistik dan Photography

Kadis Kominfo Way Kanan Buka Pelatihan Jurnalistik dan Photography

Way Kanan: MRI-ACT Way Kanan menggelar Pelatihan Jurnalistik dan Photography yang bertempat di Pondok Pesantren Raudlatul Muta’alimin Kasui pada Ahad (03/02/2019).

Dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Way Kanan, H. Bakhril, S.H., M,M. membuka Pelatihan tersebut.

Acara yang menghadirkan narasumber Pimred Jejamo.com Adian Saputra, SE itu diikuti oleh 40 peserta santri dan santriwati Pondok Pesantren Raudlatul Muta’alimin dan juga perwakilan lintas komunitas.

Dalam sambutannya, Bakhril mengatakan seorang Jurnalis dibebankan tanggung jawab yang cukup besar yakni memenuhi hak masyarakat untuk mengetahui dan mendapatkan informasi.

Menegakkan nilai dasar demokrasi, mendorong terwujudnya supremasi hukum dan hak asasi manusia, serta menghormati kebhinekaan. Mengembangkan pendapat umum berdasar informasi yang tepat, akurat, dan benar.

Ia melanjutkan seorang Jurnalis juga harus mampu melakukan pengawasan, kritik, koreksi, dan saran terhadap hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan umum dan memperjuangkan keadilan dan kebenaran.

Menyinggung tentang peran aktif masyarakat dalam mengelola informasi dan berita, Bakhril menjelaskan saat ini telah ada Citizen Journalism atau jurnalisme Warga yang merupakan Kegiatan partisipasi aktif yang dilakukan oleh Masyarakat dalam kegiatan pengumpulan, pelaporan, analisis serta penyampaian Informasi dan berita.

“Dalam jurnalisme warga, warga tidak hanya menjadi konsumen media tapi juga bisa terlibat dalam proses pengelolaan informasi itu sendiri mulai membuat, mengawasi, mengoreksi, menanggapi, atau sekadar memilih informasi yang ingin dibaca,” Ujarnya seperti disitat dari laman resmi Pemkab Way Kanan.

Bakhril juga menerangkan partisipasi aktif masyarakat dalam penyampaian informasi dan Berita juga telah diperkuat dengan adanya kewajiban setiap Kabupaten membentuk Kelompok Informasi masyarakat yang diamanatkan oleh pemerintah melalui kementerian komunikasi dan Informatika.

“Kelompok Informasi Masyarakat juga sangat penting untuk mewujudkan masyarakat kita yang inovatif khususnya melalui pendayagunaan informasi dan komunikasi dalam rangka mencapai masyarakat informasi yang sejahtera, selain itu peran KIM juga sangat penting dalam memperlancar arus informasi antar pemerintah dengan masyarakat dan antar golongan dengan mendayagunakan informasi kita berharap kedepannya akan juga meningkatkan nilai tambah masyarakat,” Lanjutnya.

“Hari ini akan diadakan pelatihan Jurnalistik dan Photography, ini merupakan momen yang cukup strategis untuk para peserta dalam mengetahui lebih jauh tentang Jurnalisme Dan Photography, kita berharap pelatihan ini dapat melahirkan Jurnalis-jurnalis dan Fhotografer Handal di Bumi Ramik Ragom yang Kita cintai ini,” Tutupnya.

Pimpinan Pondok KH Marsudi menyambut baik pelatihan tersebut. Ia senang ACT memilih ponpesnya sebagai tempat pelatihan.

Kegembiraan muncul dari sejumlah guru pondok yang mengikuti pelatihan menulis. Dirinya berharap peserta bisa mengirim berita perihal pondok dan kemanusiaan ke media setempat.

KH Marsudi juga mengatakan ponpesnya terbuka untuk masyarakat yang ingin belajar.

“Jangan sehari saja pelatihannya. Sebulan penuh juga enggak apa-apa,” kata dia saat memberi sambutan.

KH Marsudi menjelaskan, era sekarang ini semua harus paham menggunakan media massa dan media sosial. Sebab, masa sekarang berbeda dengan masa lalu.
“Kita ikuti perkembangan zaman dengan tetap menjaga nilai-nilai Islam,” ujarnya.

Partnership ACT Lampung Cahyo Prabowo mengatakan, pelatihan tersebut merupakan rangkaian pelatihan keliling se-Lampung yang diisi Pemimpin Redaksi Jejamo.com Adian Saputra yang juga Ketua Journalist for Humanity (JFH) Lampung.

Pelatihan di Way Kanan ini yang ketiga setelah di Kota Metro dan Pringsewu.

“Pelatihan ini juga bertujuan menguatkan relasi ACT dengan masyarakat dan menumbuhkan kerelawanan masyarakat untuk berkiprah dalam dunia kemanusiaan,” ujarnya. (Rudi Santoso)

About admin

Check Also

Khidmat Di Rumah Juang Harlah IPNU IPPNU

Pesisir Barat: Memilih Rumah juang, Padang Cermin Pekon Way Sindi Hanuan Kecamatan Karya Penggawa, yasinan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »